Enam Bukti Adanya Alien



Astronom senior di SETI Institute yang merupakan lembaga resmi AS yang meneliti soal UFO, Seth Shostak menunjukkan enam bukti bahwa alien benar-benar ada.

Keberadaan bintang dalam jumlah besar merupakan bukti adanya kehidupan alien. Shostak mengakui, memang belum ada bukti langsung, mengenai keberadaan kehidupan di luar bumi.Tapi galaxi memiliki bintang dalam jumlah yang sangat banyak. Dan penelitian selama beberapa dekade terakhir mendapati 90% bintang itu memiliki planet.

Shostak memperkirakan ada 1 miliar planet di galaxi Bimasakti saja. Dan mungkin saja beberapa diantaranya berkembang seperti yang terjadi di bumi. “Jika kita satu-satunya yang ada di galaxi, kita benar-benar sebuah berkah,” katanya.

Keberadaan air di sistem tata surya juga merupakan petunjuk adanya alien. Air merupakan sumber kehidupan utama. Dan air makin banyak ditemukan di sistem tata surya.Sebagai contoh, cairan ditemukan di Mars dan di bulan. Bahkan Yupiter juga terlihat memiliki lautan. Termasuk Venus juga memiliki sedikit air di atmosfernya.

Kehidupan yang berkembang cepat di bumi sejak terbentuknya juga sebagai indikasi adanya alien. Ilmuwan memperkirakan planet bumi sudah berumur 4,5 miliar tahun. Bukti tertua kehidupan sudah muncul 3,4 miliar tahun, berupa bakteri yang disebut stromatolites di Australia. Karena bakteri merupakan bentuk biologi yang komplek, ilmuwan berpendapat kemunculan bentuk kehidupan bisa lebih awal lagi.

Bukti lain adanya alien adalah bahwa kehidupan dapat bertahan di lingkungan yang esktrem. Hampir di manapun di muka bumi, kita bisa menemukan kehidupan. Di tempat dingin, kegelapan lautan, di pipa-pipa pembangkit listrik panas bumi, terkubur di bawah es di antartika atau di tempat sanagt kering di gurun Atacama terdapat kehidupan.

"Kehidupan dapat beradaptasi dengan berbagi macam keadaan yang ekstrem, dan tentu saja hampir semua galaxi akan dipenuhi habitat yang tangguh,” kata Shostak.Sebagai contoh, Mars memiliki lingkungan yang keras, tetapi beberapa mikroba yang ditemukan di bumi bisa hidup di planet merah.

Petunjuk lain adanya ET adalah adanya penggilan dari jarak jauh. Ilmuwan masih terus mencari tahu sinyal yang terdeteksi pada 15 Agustus 1977 oleh Big Ear Observatory , Ohio University. "Itu cukup impresif karena menghasilkan tulisan 'Wow!' di layar," kata Shostak.

Penelitian selanjutnya terus dilakukan untuk mendeteksi ulang sinyal itu, tapi gagal. "Apakah itu ET dan kemudian menghilang kita semua tidak tahu," kata Shostak.Beberapa orang yang mengaku telah bertemu dengan alien juga bisa sebagai petunjuk. Untuk membuktikan ucapannya, saksi mata ini bahkan menunjukkan foto obyek terbang atau bekas pendaratan.

Tapi bukti seperti itu sulit yang masih belum terkontaminasi. Shostak mencontohkan lokasi yang disebut-sebut UFO telah jatuh pada 60 tahun lalu, terus menarik kunjungan turis di Roswell NM. Tapi loaksi itu palsu dan alien disimpan di museum hanya untuk daya tarik turis saja.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/26/71362/enam-bukti-adanya-alien/

Read More >>> ...

Ditemukan Bintang di Tahap Awal Evolusi



Satelit CoRoT, kerjasama antara beberapa negara Eropa dan EuropeanSpace Agency (ESA) menemukan bintang seperti matahari. Bintang ini masih dalam tahap awal evolusi.

Benda langit baru itu diberinama CoRoTExo-2a, diperkirakan berumur 500 juta tahun. Sementara matahari kita sudah berumur 4,6 miliar tahun. Orbit planet raksasa di sekitar bintang yang baru terbentuk itu hanya 4,2 juta kilometer, yang membuat waktu untuk mengelilingi matahari hanya perlu 1,7 hari.

Selama 150 hari misi, satelit CoRoT terus memantau tanda perilaku CoRoTExo-2a. Astronom menganalisa feedback yang ditemukan. Itensitas bintang itu hanya sekitar 6% yang berarti setidaknya 20 kali lebih tidak stabil dari matahari kita.

Meskipun planet besar yang mengitari bintang tidak bisa mempertahankan keberadaannya,astronom dari Italian National Institute for Astrophysics (INAF), di Catania Astrophysical Observatory mengatakan penelitian mengenai pengaruh daya tarik CoRoTExo-2a dapat memberikan petunjuk bagaimana kondisi yang diperlukan agar evolusi kehidupan planet bisa muncul.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/25/71269/ditemukan-bintang-di-tahap-awal-evolusi/

Read More >>> ...

Ilmuwan Identifikasi Galaxi Langka



Ilmuwan berhasil mengidentifikasi satu kelas galaxi langka. Penemuan ini sebagai petunjuk diantara dua tahap pertumbuhan galaxi.

Galaxi biasanya satu dari dua kategori, spiral yang cenderung menjadi biru dan oval buat telur berwarna merah. Tetapi astronom menemukan, kelompok galaxi spiral merah yang bisa menjadi missing link antara dua tipe utama.

Ilmuwan memperkirakan, galaxi mulai terbentuk saat formasi pecahan bintang menghasilkan bintang biru, muda, panas dan berkelompok yang membuat spiral.

Karena umurnya, bintang menjadi makin dingin dan tanpa formasi bintang baru di galaxi, spiral yang belum selesai cenderung menjadi lebih lembut dan berbentuk kotak. Penemuan galaxi spiral merah baru-baru ini dapat menunjukkan transisi antara spiral biru yang berumur muda dan oval merah yang berumur lebih tua.

"Kami ingin mengetahui hubungan antara perbedaaan tahap-tahap itu lebih jelas," kata Christian Wolf, astrophysicist di Universitas Oxford. "Pada saat ini apa yang kami dapatkan adalah satu tipe galaxi digantikan dengan yang lain. Tapi kami tidak dapat melihat galaxi individual selama berjuta tahun dan itu mengubah jalur biasanya,”

Beberapa spiral merah telah ditandai sebelumnya. Tapi hanya sedikit yang membuat yakin ilmuwan hal itu sebagai fenomena terisolasi atau mewakili tahapan umum evolusi galaxi. Tapi dua tim independen mengamati adanya populasi signifikan dari galaxi itu.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/25/71266/ilmuwan-identifikasi-galaxi-langka/

Read More >>> ...

Karbon Ditemukan di Mars, Misteri Bertambah

Peneliti yang menggunakan instrumen Mars Reconnaissance Orbiter NASA telah menemukan mineral di permukaan planet itu. Sebuah petunjuk yang tak terduga, kemungkinan adanya air di masa lalu.

Menggunakan Compact Reconnaissance Imaging Spectrometer for Mars, atau CRISM, ilmuwan menemukan mineral karbon, yang menunjukkan Mars memiliki air alkalin saat mineral terbetuk di lokasi ini lebih dari 3,6 miliar tahun lalu. Karbonat yang di bumi termasuk di dalamnya kapur tulis bisa terurai dengan cepat di asam. Namun masih tersisa hingga kini di Mars yang memberi petunjuk lingkungan asam mendominasi planet itu.

Namun itu mengindikasikan kondisi lingkungan berair yang berbeda. Makin basah lingkungan, makin memiliki kesempatan satu atau lebih banyak dari mereka mendukung kehidupan.

"Kami terkejut akhirnya menemukan mineral karbonat karena menyediakan detail tentang kondisi spesifik sejarah Mars," kata Scott Murchie, penyelidik utama di Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory in Laurel, Md.

Penemuan itu muncul di Science magazine dan dipresentasikan di pertemuan American Geophysical Union di San Francisco. Bebatuan karbonat terbentuk saat karbon dioksida berinteraksi dengan kalsium, baja atau magnesium di bebatuan volkanik. Karbon dioxisida dari atmosfer juga terperangkap di bebatuan.

Jika seluruh karbon dioksida yang terperangkap di bumi dilepas, atmosfer kita akan lebih tipis daripada Venus. Beberapa ilmuwan percaya atmofir tipis kaya karbon dioksida akan menjaga kehangatan Mars masa lalu dan menjaga cairan di permukaannya.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/29/71779/karbon-ditemukan-di-mars-misteri-bertambah/

Read More >>> ...

Peluncuran Satelit China Ungguli AS

China meluncurkan satelit cuaca awal pekan lalu. Peluncuran itu menandai kesuksesan ke sebelas untuk tahun ini dan membukukan rekor.

Satelit Feng Yun 2E diluncurkan dengan roket Long March 3A dari pusat peluncuran di Xichang provinsi Sichuan.Peluncur setinggi 172 kaki melenggang ke angkasa membawa 3.064 pon satelit.

Feng Yun 2E bergabung dengan satelit cuaca yang dioperasikan oleh China Meteorological Administration. Satelit itu akan mengumpulkan gambar dan memperkirakan cuaca di wilayah China dan negara tetangganya.Satelit itu akan menggantikan Feng Yun 2C, yang diluncurkan pada 2004. China juga mengoperasikan satelit cuaca di orbit kutub.

Peluncuran terakhir merupakan yang kesebelas untuk tahun ini. Memecahkan rekor yang dicapai negara itu tahun lalu.Peluncuran itu menjadikan China mampu melewati pengiriman 10 satelit ke orbit oleh AS pada 2008. Peluncuran satelit AS didorong oleh roket Delta 2, Atlas 5, Pegasus dan Falcon 1.

Rocket Long March telah menyelesaikan 115 peluncuran sejak China mengorbitkan satelit pertamanya pada 1970.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2008/12/28/71752/peluncuran-satelit-china-ungguli-as/

Read More >>> ...
 

Followers This Blog

My Page Stat